Showing posts with label 二郎神. Show all posts
Showing posts with label 二郎神. Show all posts

Tuesday, December 13, 2011

Sejarah Ji Long Sin (Erl Lang Shen) 二郎神

Ji Long Sin (Erl Lang Shen) 二郎神

Ji Long Sin (Erl Lang Shen) 二郎神
Ji Long Sin atau Erl Lang Shen dikenal sebagai Dewa Pelindung Kotakota
yang berada di tepi sungai, terkenal memiliki kesaktian yang luar
biasa dalam menghadapi siluman atau roh jahat.
Cerita :
Terdapat beberapa versi cerita mengenai riwayat Ji Long Sin, ada yang
berdasarkan sejarah, ada juga yang berdasarkan novel Hong Sin
ataupun See Yu Ki.
Menurut cerita sejarah, Ji Long adalah putera dari gubernur Sichuan,
pada jaman dinasti Qin (tahun 246 SM – 206 SM), yang bernama Li
Bing. Pada waktu itu, sungai Min Jiang sering meluap dan merusakkan
kota-kota disekitar sungai tersebut. Dalam keadaan yang kacau akibat
bencana alam tersebut, sebagian orang ada yang memanfaatkan
keadaan. Ia berpura-pura menjadi dukun dan mengatakan bahwa
meluapnya air disebabkan Siluman Naga meminta persembahan
seorang puteri untuk dijadikan isteri. Penduduk yang ingin
kesusahannya segera berakhir, mempercayai cerita itu dan tiap tahun
mengadakan upacara persembahan dengan menceburkan seorang gadis
ke sungai Min Jiang. Cerita ini terdengar oleh gubernur Li Bing.
Bersama-sama dengan puteranya Li Ji Long, ia meninjau daerah
bencana dan memikirkan cara penanggulangannya.
Ternyata berdasarakan hasil penyelidikan, meluapnya sungai Min
Jiang disebabkan karena jeleknya sistem pengairan. Li Bing berusaha
menjelaskan kepada penduduk agar bergotong-royong memperbaiki
sistem pengairan, tetapi ditentang oleh para dukun sesat. Akhirnya
secara diam-diam Li Bing menyuruh puteranya, Ji Long, untuk
mencari seekor ular besar dan memeasukkannya dalam karung,
kemudian ditenggelamkan di sungai Min Jiang. Pada saat upacara
persembahan kepada Siluman Naga sedang berlangsung, Li Bing
mengatakan bahwa puteranya akan membunuh sang Siluman. Lalu Ji
Long mencebur ke dalam sungai dan berpura-pura berkelahi dengan
Siluman Naga. Sesaat kemudian ia mengambil bangkai ular yang telah
dipersiapkannya, dan menyeretnya ke tepi sungai. Penduduk menjadi
gempar, tapi Li Bing berhasil meyakinkan bahwa Siluman Naga sudah
tidak akan mengacau lagi, dan rakyat tidak perlu mengorbankan
persembahan lagi. Setelah itu Li Bing mengajak rakyat untuk